LK 1 IDENTIFIKASI MASALAH
Nama : NIA KANIA DEWI,ST
Kelas : PPG Daljab Informatika Kategori 1 Tahun 2023
Unit Kerja : SMAN 1 Rancaekek
Masalah pembelajaran adalah: Kesenjangan antara tujuan yang direncanakan dengan realisasi pencapaian oleh siswa. Tujuan pembelajaran terbagi pada dua hal yaitu capaian kompetensi (KD/TP) dan proses pencapaian kompetensi (proses belajar). Pada terminologi ABCD (Audience, Behavoir, Condition and Degree), maka B dan D merupakan representasi capaian kompetensi, sedangkan C adalah proses pencapaiannya.
Identifikasi masalah adalah: proses menemukan kesenjangan yang terjadi pada siswa sebagaiaman definisi maslah pembelajaran.
Eksplorasi penyebab masalah adalah: Mengidentifikasi semua kemungkinan penyebab terjadinya kesenjangan pencapaian tujuan pembelajaran oleh siswa. Penyebab tersebut dapat bersumber dari metode yang diterapkan oleg guru, sarana prasarana pembelajaran, lingkungan belajar, sikap dan perilaku guru, lingkungan sosial dan keluarga, dan diri siswa yang bersangkutan.
Penentuan penyebab masalah adalah: proses memilah dan menentukan penyebab yang paling dominan atas timbulnya kesenjangan pencapaian tujuan pembelajaran oleh siswa. Jika penyebab ini diatasi, maka harapannya penyebab lain yang tereksplorasi akan selesai dengan sendirinya.
LK. 1.1. Identifikasi Masalah
No. | Jenis Permasalahan | Masalah yang Diidentifikasi | Analisis Identifikasi Masalah |
1. | Pedagogik, literasi, dan numerasi | Pedagogik 1. Motivasi belajar peserta didik berkurang pada saat jam terakhir
2. Peserta didik sibuk dengan teman sebangkunya ketika guru menjelaskan materi pembelajaran
3. Peserta didik ketika ditanya oleh guru mereka tidak dapat menjawabnya
4. Tidak adanya ketertarikan peserta didik dengan materi yang diajarkan oleh guru | Pedagogik 1. Rasa lelah dan kantuk yang dirasakan peserta didik dikarenakan banyaknya aktifitas di jam sebelumnya 2. Guru tidak meningkatkan kemampuannya dalam hal teknologi sehingga metode pembelajaran yang digunakan tidak sesuai dengan keadaan peserta didik
1. Guru lebih fokus menjelaskan materi saja tanpa mengajak peserta didik untuk berinteraksi satu sama lain 2. Model pembelajaran tidak sesuai dengan karakteristik peserta didik
1. Materi yang dijelaskan oleh guru terlalu sulit 2. Kemampuan guru dalam menjelaskan materi kurang sehingga anak tidak mengerti apa yang dijelaskan oleh guru
1. Guru kurang tepat dalam menggunakan model serta media dalam pembelajaran. |
Literasi 1. Minat baca peserta didik kurang
2. Sumber belajar yang kurang memadai
3. Peserta didik lebih menyukai untuk memfoto materi dibanding dengan menulis dibuku tulis
4. Peserta didik lebih memilih sumber dari internet daripada buku
| Literasi 1. Guru maupun orangtua kurang memotivasi peserta didik untuk rajin membaca, motivasi yang dimaksud disini bukan sebatas motivasi dalam bentuk lisan melainkan motivasi dengan memperlihatkan contoh nyata. 1. Kurangnya buku untuk siswa dikarenakan perpustakaan hanya menyediakan buku hanya sedikit. 1. Peserta didik lebih memilih difoto karena lebih instan daripada harus menulis dibuku catatan karena dianggapnya kalau menulis itu membuat mereka menjadi cepat lelah 1. Mudahnya memperoleh informasi yang instan, dengan keberadaan teknologi informasi seperti google, yahoo, browser, membuat peserta didik dengan mudahnya menemukan informasi dengan cepat. Kondisi yang serba instan tersebut bisa membangun pola pikir dalam diri peserta didik untuk mengandalkan keberadaan mesin pencari informasi tersebut sehingga membuat minat untuk membaca buku menjadi menurun. | ||
|
| Numerasi 1. Terbatasnya kumputer di laboraturium, alat untuk pembelajaran masih terbatas
| Numerasi 1. Kurangnya berlatih Bersama dengan baik secara individu mau pun kelompok . 2. Semangat belajar anak masih rendah |
2. | Kesulitan belajar peserta didik termasuk peserta didik berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas berdasarkan pengalaman mahapeserta didik saat menjadi guru. | Kesulitan belajar peserta didik 1. Peserta didik cenderung tidak antusias dalam bertanya dan mengungkapkan pendapat.
2. Siswa kurang fokus dalam pembelajaran
3. Peserta didik kurang aktif dalam kegiatan belajar mengajar
Masalah pembelajaran 1. Beberapa peserta didik yang cenderung kurang memahami materi yang di sampaikan guru
2. Ada beberapa materi yang tidak tersampaikan oleh Guru | Kesulitan belajar 1. Kurang percaya diri dan susah mengolah kalimat dalam bertanya 2. Peserta didik merasa cukup dengan apa yang dipahami saat proses belajar berlangsung
1. Siswa ketika berangkat ke sekolah banyak yang tidak sarapan dirumah 2. Adanya suara ribut dikelas sebelahnya yang mengakibatkan peserta didik tidak bisa berkonsentrasi 3. Cuca yang panas yang mengakibatkan didalam kelas menjadi panas dan gerah
1. Kurangnya reward yang diberikan guru kepada peserta didik 2. Kurang menariknya model pembelajaran yang digunakan oleh guru 3. Kurang perhatiannya guru kepada peserta didik 4. Peserta didik bermain hp
Masalah pembelajaran 1. Guru kurang memahami karakteristik peserta didik seperti kemapuan awal, minat dan gaya belajar belajar peserta didik.
1. Guru kurang kreatifitas dalam pengelolaan materi |
3. | Membangun relasi/hubungan dengan peserta didik dan orang tua peserta didik. | 1. Belum terciptanya komunikasi yang baik antara guru dan orang tua peserta didik tentang pembelajaran dan keadaan peserta didik di sekolah
2. Tidak terbukanya siswa dalam permasalahan yang terjadi
3. Kurang kooperatifnya orang tua ketika anaknya bermasalah, bahkan cenderung melindungi.
4. Kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya
5. Orang tua menyerahkan sepenuhnya ketika ada permasalahan terhadap anaknya | 1. Orang tua cenderung berfikir bahwa pendidikan adalah tanggung jawab sekolah bukan tanggung jawab bersama 2. Ada beberapa orang tua yang tidak hadir ketika mendapat surat pemanggilan orang tua
1. Siswa kurang terbuka kepada orang tua atau pun guru, sehingga menjadikan siswa tersebut menjadi tertutup.
1. Orang tua cenderung melindungi atau bahkan membela anaknya ketika anaknya tersebut bermasalah.
1. Kesibukan orang tua dalam bekerja menjadikan anaknya kurang mendapatkan perhatian
1. Orang tua sepenuhnya menyerahkan kepada sekolah ketika ada permasalahan, sehingga guru tidak mendapatkan solusi. |
4. | Pemahaman/ pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan peserta didik. | 1. Pemanfaatan model pembelajaran kurang mengakomodir karakter peserta didik.
2. Ketika menggunakan model pembelajaran kooperatif, peserta didik cenderung mengandalkan temannya yang aktif
3. Model pembelajaran yang digunakan kurang beragam
4. Guru kurang mengaplikasikan sintak-sintak dalam model pembelajaran
5. Guru belum maksimal dalam menggunakan model pembelajaran | 1. Karakteristik peserta didik yang beragam menyebabkan model pembelajaran kurang terlaksana dengan baik. Hal ini karena hubungan interaksi yang terjadi di setiap kelas berbeda-beda
1. Dalam model kooperatif biasanya peserta didik yang kurang aktif cenderung mengandalkan temannya yang aktif.
1. Peserta didik kurang memahami ketika guru menjelaskan langkah-langkah dalam model pembelajaran
1. Guru terkadang lebih banyak menggunakan metode konvensional atau ceramah dalam pembelajaran.
1. Guru kurang inisiatif untuk mengembangkan diri 2. Kurangnya fasilitas sekolah yang memadai |
5. | Materi terkait Literasi numerasi, advanced material, miskonsepsi, HOTS. | 1. Literasi dan Numerasi Belum terbiasanya peserta didik dalam memahami materi dan soal yang mengandung literasi dan numerasi
2. Advance Material Guru belum melakukan pendalaman materi di luar dari sumber belajar di sekolah
3. Miskonsepsi Peserta didik mengalami miskonsepsi dalam materi pembelajaran komputer
4. Hots Pembelajaran di kelas belum merancang peserta didik untuk berfikir tingkat tinggi (HOTS)
| 1. Literasi dan Numerasi Guru masih kurang mengaitkan materi dan soal yang mengandung literasi dan numerasi
2. Advance Material Kurang lengkapnya sumber belajar yang disediakan di sekolah
3. Miskonsepsi Peserta didik masih belum bisa memahami tentang perbedaan antara materi komputer
4. Hots a. Pembelajaran yang duterapkan guru masih berbasis LOTS b. Peserta didik sulit menyelesaikan soal yang berbasis HOTS c. Kurangnya kemampuan peserta didik dalam menganalisis pembahasan atau soal yang berbasis HOTS |
6. | Pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran | 1. Guru masih menjadikan buku sebagai sumber belajar satu-satunya
2. Kurangnya kesadaran pada peserta didik dalam memanfaatkan teknologi pada pembelajaran.
3. Peserta didik cenderung menyerah terlebih dahulu ketika diintruksikan membuat ppt dengan alasan tidak memiliki laptop/komputer.
4. Ketika peserta didik ulangan dengan menggunakan cbt baik berbasis internet ataupun offline, mereka mengerjakannya tidak serius dan cenderung mengerjakan asal-asalan. | 1. Sarana dan prasarana di sekolah masih terbatas, seperti infokus, speaker, dan jaringan yang kurang mendukung
1. Tidak semua peserta didik memiliki hp untuk mengakses fitur-fitur pembelajaran
1. Peserta didik cenderung lebih menyukai untuk bermain game, membuka media sosial dibandingkan membuka aplikasi yang mendukung pembelajaran seperti microsoft powerpoint, prezi atau canva
1. Peserta didik menganggap ulangan itu tidak penting, karena peserta didik menganggap walupun nilai dibawah kkm pasti diluluskan juga serta jika menggunakan aplikasi cbt peserta didik dapat menyontek sehingga peserta didik mengerjakan bisa dengan cepat
|

Comments
Post a Comment